Berhasil, Begini Caranya Budidaya Pinang Betara Yang Tepat!

Budidaya Pinang Betara

Budidaya Pinang BetaraBudidaya pinang betara bisa menjadi investasi bernilai di sektor perkebunan. Pasalnya, buahnya merupakan komoditi ekspor yang unggulan.

Biji pinang sendiri dimanfaatkan untuk berbagai hal. Di antaranya sebagai bahan pembuat obat, pengawet warna tekstil, makanan ringan, hingga bahan dasar kosmetik.

Harga jualnya di pasaran pun cukup menjanjikan. 1 kg biji pinang kering dihargai sekitar Rp12.000.

Menariknya, pinang sendiri merupakan tipe tanaman yang rajin berbuah. Hampir tiap bulannya, pekebun bisa memanen buahnya. Tentu saja, ini membuat pekebun tinggal menikmati hasilnya.

Bagi kamu yang memiliki lahan nganggur, kamu bisa mempertimbangkan untuk budidaya pinang betara. Nah, bagaimana cara membudidayakannya supaya berhasil? Berikut ini langkahnya.

Seleksi Bibit Pinang Betara

Langkah paling dasar ialah menyeleksi benihnya. Kamu sebaiknya memilih biji yang akan dijadikan bibit dari indukan yang bermutu.

Cirinya, indukan tersebut memiliki pertumbuhan yang maksimal. Batangnya terlihat lurus, memiliki mahkota menyerupai bola, hingga memiliki daun yang lebat.

Jika menemukannya, kamu bisa mengambil bijinya dari sini. Pastikan bahwa biji yang diambil untuk bibit memang sudah tua. Contohnya, buahnya sudah jatuh dari pohon.

Setelah mendapatkannya, keringkan terlebih dahulu. Langkah selanjutnya adalah merendam bibit tersebut dengan fungisida. Lakukan perendaman sekitar 1 malam.

Baca juga : Cara Membasmi Hama Tanaman Secara Alami

Paginya, lakukan penyemaian pada benih tersebut. Kamu bisa menyemaikan biji pinang betara di dalam polybag. Tentunya, usahakan agar medianya dibuat dari campuran tanah dan pupuk kandang.

Letakkan biji dalam polybag.  Tempatkan di area terlindung. Kemudian, pelihara dengan rajin menyiraminya hingga bibit siap dipindahkan.

Olah Tanah dan Lakukan Penanaman

Sebenarnya, budidaya pinang betara ini cukup menyenangkan. Betapa tidak, tanaman pinang betara ini cukup adaptif pada berbagai jenis lahan. Asalkan lokasinya di ketinggian 600-1000 mdpl, tanaman dapat tumbuh optimal.

Sekedar informasi jika penyemaian pinang membutuhkan waktu sekitar 1-1,5 bulan. Ini merupakan waktu yang cukup bagi kamu untuk mempersiapkan lahan dengan baik.

Kamu bisa mengolah lahan supaya lebih subur. Misalnya dengan membersihkan lahan, membuat lubang tanam dan meletakkan pupuk kandang di dalam lubang tanam.

Usahakan untuk memberi jarak antar lubang sekitar 3×3 meter. Untuk kedalaman lubang sekitar 30 cm.

Setelah diberi pupuk kandang, biarkan hingga 2-3 minggu. Tujuannya supaya zat racun yang terbawa dalam pupuk kandang hilang.

Langkah selanjutnya adalah melakukan pemindahan bibit. Bibit yang dipindahkan sebaiknya sudah memiliki sekitar 5 helai daun. Pindahkan bersama tanah semai. Tujuannya supaya bibit tidak stres di lingkungan barunya.

Baca juga : Jarak Tanaman Durian

Lakukan Perawatan secara Intensif

Ketika penanaman sudah dilakukan, kamu tinggal melakukan pemeliharaan pada tanaman pinang betara. Perawatannya pun terbilang jauh lebih mudah.

Kamu bisa merutinkan penyiraman tanaman di tiap dua hari sekali. Itu sudah cukup untuk membuat tanaman tumbuh dengan baik.

Kemudian, jangan lupa untuk memberikan pupuk. Pupuk yang diaplikasikan berjenis NPK. Kamu sebaiknya mengaplikasikannya pada tanaman berusia 15-20 hari. Tentunya, dosis yang diberikan secukupnya saja.

Setelah memasuki usia 6 bulan, dosis pupuk perlu ditambahkan. Dan tanaman tersebut perlu dipupuk setiap 6 bulan sekali dengan pupuk NPK.

Sembari itu, jauhkan pohon pinang dari tanaman pengganggu seperti rumput dan gulma. Dengan begitu, pertumbuhan pohon pinang betara akan lebih maksimal.

Apabila sudah berusia 4-5 tahun, pohon mulai belajar berbuah. Begitu seterusnya hingga produksinya lancar.

Biasanya, pohon yang sehat akan menghasilkan buah segar sekitar 4 kg. Menariknya, panen pinang dapat dilakukan sebanyak 8-10 kali dalam setahun. Tentunya, kamu akan terus panen selama pohon masih hidup.

Kesimpulannya, pinang merupakan tanaman yang memiliki nilai jual ekspor. Pekebun bisa panen berkali-kali di tiap tahunnya hanya dengan sekali penanaman. Tak ayal jika budidaya pinang betara ini dinilai sebagai investasi menjanjikan di dunia perkebunan.

5/5 - (1 vote)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *