Wajib Tahu, Inilah Fungsi Kalium Bagi Tanaman Yang Utama!

Fungsi Kalium Bagi Tanaman

Fungsi Kalium Bagi TanamanTanaman memerlukan sejumlah nutrisi untuk menunjang kehidupannya. Salah satunya adalah kalium yang memiliki dampak besar bagi tanaman. Namun, apakah kamu tahu fungsi kalium bagi tanaman?

Peran dari kalium sangat dibutuhkan oleh setiap tanaman. Ketika tanaman tidak memperoleh asupan nutrisi ini secara berimbang, kondisi ini dapat memperburuk pada kehidupan tanaman.

Tidak mau tanaman mengalami masalah, kamu perlu mendukung tanaman dalam memperoleh nutrisi tersebut. Contohnya adalah menaburkan pupuk yang kaya akan kalium.

Apa itu Kalium?

Kalium sendiri dikenal sebagai suatu unsur kimia dalam tabel periodik. Kalium ini memiliki lambang K dan nomor atom 19. Kalium ini berbentuk logam lunak berwarna putih keperakan. Kalium masuk dalam golongan alkali tanah. 

Kalium sendiri teroksidasi dengan sangat cepat dengan udara. Dikenal juga sangat reaktif terutama dalam air. Secara kimiawi, kalium ini memiliki sifat yang mirip dengan natrium. Di dalam bahasa Inggris, kalium ini disebut dengan potassium.

Sebenarnya unsur Kalum atau K di dalam tanah berasal dari mineral-mineral yang terdiri dari primer tanah. Misalnya seperti:

  1. Feldspar dalam bentuk KalSi3O8 (sumber utama) dengan jumlah 16 %.
  2. Mika sebanyak 5,2 %. 
  3. Mineral sekunder yakni illit (hydrous mika), khlorit, vermikulit, dan mineral tipe campuran. 

Baca juga : Cara Menghilangkan Semut Pada Tanaman

Risiko Tanaman Kekurangan Kalium

Kalium merupakan unsur hara makro primer yang sangat diperlukan tanaman dalam jumlah banyak. Tentunya menemani unsur Nitrogen dan Fosfor.

Unsur K (kalium) diserap tanaman dari dalam tanah dalam bentuk ion K+. Kandungan unsur K (kalium) pada jaringan tanaman sekitar 0,5 sampai dengan 6% dari berat kering. Jika tanaman sama sekali tidak diberi K (kalium), maka asimilasi akan terhenti.

Apabila unsur tersebut tidak didapatkan tanaman dalam jumlah yang cukup, ada risiko yang mengintai tanaman. Pertumbuhan tanaman akan terganggu. Ini ditandai dengan kerdilnya tanaman.

Kemudian, tanaman pun akan berwarna pucat kekuningan. Ini menandakan jika tanaman sedang tidak sehat. Jika dibiarkan, produktivitasnya akan menurun. 

Fungsi Kalium untuk Tanaman

Di atas sudah disinggung jika ada 15 fungsi kalium bagi tanaman. Untuk lebih jelasnya lagi, berikut ini adalah fungsinya: 

  1. Mempengaruhi susunan serta mengedarkan karbohidrat di dalam tanaman.
  2. Mencegah bunga dan buah agar supaya tidak mudah gugur.
  3. Mempercepat metabolisme unsur nitrogen.
  4. Sebagai aktivator enzim.  Bahkan ada sekitar 80 jenis enzim yang aktivasinya memerlukan unsur K (kalium).
  5. Membantu transportasi hasil asimilasi yang berasal dari daun ke jaringan tanaman.
  6. Membantu penyerapan air dan unsur hara yang berasal dari tanah oleh tanaman.
  7. Pembukaan stomata, yakni mengatur pernapasan dan penguapan.
  8. Membantu pembentukan pati serta protein.
  9. Proses metabolik dalam sel tanaman.
  10. Fungsi kalium bagi tanaman adalah untuk proses fisiologis di dalam tanaman. 
  11. Mempertinggi daya tahan tanaman terhadap kekeringan dan penyakit. Selain itu juga berperan besar dalam perkembangan akar tanaman. 
  12. Berpengaruh langsung pada tingkat semipermiabilitas membran dan juga fosforilasi yang ada di dalam khloroplast.
  13. Membantu mekanisme pengaturan osmotik yang ada di dalam sel tanaman.
  14. Mengeraskan jerami dan bagian kayu tanaman. Selain itu juga meningkatkan resistensi terhadap penyakit.
  15. Yang terakhir adalah meningkatkan kualitas buah-buahan.

Nah, itulah beberapa kondisi yang terjadi jika tanaman kekurangan kalium. Kesimpulannya, selain unsur N dan P, fungsi kalium bagi tanaman juga tidak kalah besarnya.

5/5 - (1 vote)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.