8 Materi Vektor Matematika

8 Materi Vektor Matematika

Materi vektor matematika perlu dibahas agar nantinya para siswa bisa mengerjakan setiap soal yang berhubungan dengan vektor. Pemacahan masalah berhubungan dengan vektor nantinya bisa dilakukan dengan baik. Sebab materi ini memang penting dan memang haruslah diajarkan kepada para siswa. Bagi Anda yang saat ini ingin tahhu lebih banyak mengenai apa saja yang menjadi materi dari vektor tentunya bisa ikuti penjelasan di bawah ini. 

Vektor posisi

Salah satu jenis vektor yang bisa Anda pelajari adalah vektor posisi. Vektor posisi ini merupakan jenis vektor yang posisi titik awalnya berada di titik O (0,0). Sedangkan ujung dari vektor ini berada di titik lainnya misalnya pada titik A (a1,a2).

Vektor nol

Jenis lainnya dari vektor adalah vektor nol yang juga harus diketahui dengan baik oleh seluruh siswa. Sebab vektor nol ini juga menjadi bagian yang penting dari materi vektor terutama pada pelajaran matematika. Vektor nol ini merupakan jenis vektor yang panjangnya adalah nol.

Baca Juga: 4 Langkah Belajar Sempoa Dasar

Vektor satuan

Masih ada jenis materi vector matematika lainnya yang juga perlu Anda ketahui sekaligus pelajari secara lebih lagi. Jenis vektor ini adalah vektor satuan yang bisa diartikan sebagai vektor yang memiliki panjang satuan. 

Vektor basis

Satu lagi jenis vektor yang juga perlu diketahui dan dipahami secara lebih mendalam adalah vektor basis. Jenis vektor yang satu ini merupooakan jenis vektor yang terakhir. Vektor ini pada dasarnya merupakan vektor satuan yang memiliki bentuk saling tegak lurus. Vektor yang bisa juga disebut dengan R2 ini memiliki dua vektor baris. 

Operasi vektor

Rupanya materi vektor matematika tidaklah hanya dibagi ke dalam beberapa macam jenis. Namun dalam melakukan operasinya tentunya vektor juga dibagi hingga menjadi beberapa macam. Seluruh bentuk atau macam dari vektor berdasarkan operasinya ini juga harus diketahui oleh kalangan pelajar. 

Vektor di R2

Vektor di R2 pada dasarnya dinyatakan dengan menggunakan panjang yang tentunya berasal dari sebuah segmen garis. Dalam hal ini garis digunakan pula untuk menotasikan panjang dari vektor. Vektor di R2 ini bisa saja dikaitkan dengan sudut yang rupanya dibentuk oleh vektor dan juga adanya sumbu x positif. 

Penjumlahan dan pengurangan vektor di R2

Dua vektor atau lebih pada dasarnya bisa dijumlahkan lalu hasilnya nanti bisa disebut dengan istilah matematika yang mungkin bisa dibilang asing bagi masyarakat publik yaitu resultan. Untuk penjumlahan maka penjumlahan bisa dilakukan secara grafis. Berbeda dengan pengurangan yang sebenarnya memiliki cara hitung sama dengan penjumlahan. Hanya saja untuk pengurangan ini nantinya setiap vektor bisa dikurangi hingga nantinya diperoleh hasil yang paling tepat. 

Perkalian vektor di R2 dengan skalar

Selain penjumlahan dan pengurangan rupanya masih ada lagi operasi vektor lainnya yaitu operasi vektor yang bisa dilakukan dengan penggunaan cara perkalian. Tentu saja hasil persilangan ini nantinya dapat menghasilkan vektor yang baru tepatnya bila sebuah vektor dan k pada dasarnya merupakan sebuah saklar yang juga tak kalah pentinya dengan vektor lainnya.

Materi vektor matematika di atas mungkin bagi pemula cukup membingungkan. Namun jika Anda telah mempelajarinya dan telah banyak berlatih maka sudah pasti vektor menjadi materi yang cukup mudah bagi Anda. Bahkan penyelesaian setiap soal mengenai vektor bisa dilakukan dengan cepat sekaligus tepat 

5/5 - (1 vote)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.